Daftar Harga Mobil Honda dan Promo Terbaru | Dealer Resmi Mobil Honda

https://www.orklan.com/category/harga-mobil-honda/

Harga Mobil Honda Indonesia – Daftar Harga Mobil Honda terbaru. Harga Mobil Honda terbaik dan Promo Terbaru sebagai referensi pembelian mobil Honda Anda.

Harga Mobil Honda Bandung Terbaru, Harga Mobil Honda Bogor-Depok-Bekasi (Jawa Barat), Harga Mobil Honda Samarinda & Balikpapan (Kalimantan Timur), Harga Mobil Honda Jakarta Terbaru, Harga Mobil Honda Lampung Terbaru, Harga Mobil Honda Makassar Terbaru, Harga Mobil Honda Palembang Terbaru, Harga Mobil Honda Semarang (Jawa Tengah) Terbaru, Harga Mobil Honda di Bali

 

 

Orklan.com – Terhitung sejak 18 April 2020, pemerintah Indonesia akan melakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI. Ponsel dengan IMEI tidak terdaftar tak akan mendapatkan sinyal dari operator seluler tanah air. Ponsel tidak resmi yang tak terdaftar di database Kementerian Perindustrian, tidak akan bisa terhubung dengan jaringan seluler.

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan, mengimbau masyarakat untuk mengecek dahulu nomor IMEI ponsel yang akan dibeli. IMEI dapat dilihat pada stiker bagian belakang dus ponsel. Kemudian pengecekan IMEI dilakukan melalui laman imei.kemenperin.go.id.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memutuskan skema White List untuk memblokir ponsel dengan IMEI tak terdaftar di Indonesia.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo Ismail mengatakan skema White List merupakan proses pengendalian IMEI secara preventif agar masyarakat mengetahui terlebih dahulu legalitas perangkat yang akan dibelinya.

“Pemerintah menghimbau masyarakat untuk membeli perangkat handphone, komputer genggam, dan komputer tablet (HKT) yang legal. Pastikan untuk kritis dan cerdas (Know Your Mobile) dengan melakukan pengecekan IMEI di situs web Kemenperin (imei.kemenperin.go.id) sebelum pembelian perangkat baik melalui toko maupun online,” ujar Ismail di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Apabila terdaftar di halaman Kemenperin, perangkat bisa dipastikan legal dan bisa digunakan. Tetapi bila tidak, ponsel tidak akan mendapatkan jaringan seluler dari seluruh operator telekomunikasi di Indonesia.

Ismail menambahkan dengan kebijakan ini juga bermanfaat buat masyarakat agar bisa melakukan pemblokiran Perangkat yang hilang dan/atau dicuri, melalui operator seluler masing-masing, sehingga diharapkan bisa menurunkan tindak pidana pencurian perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys, yang mengatakan, imbauan tersebut berlaku buat calon pembeli handphone setelah regulasi ini diimplementasikan. “Untuk nanti (setelah kebijakan berjalan pada 18 April 2020) dan mau membeli (ponsel) cek-lah IMEI-nya dulu, karena IMEI akan tertulis di luar (kemasan) sesuai dengan aturan Kementerian Perdagangan. Kalau legal, belilah. Kalau tidak, jangan,” kata Merza.

Pemerintah sendiri baru memutuskan mekanisme pemblokiran ponsel black market ini dan akan memakai skema whitelist. Skema pemblokiran whitelist menerapkan mekanisme “normally off”, yaitu hanya ponsel IMEI legal/terdaftar saja yang dapat terhubung ke jaringan operator seluler. Dengan metode ini konsumen dapat mengetahui ponselnya ilegal atau tidak, sebelum membeli ponsel dan membawa pulang.

 

Ponsel BM yang Telah Digunakan sebelum 18 April 2020 – Tidak Kena Blokir

Implementasi pengendalian ponsel ilegal (blackmarket/BM) melalui identifikasi IMEI mulai berlaku 18 April 2020 mendatang. Ponsel BM yang ada di Indonesia dan perangkat yang dibeli atau berasal dari luar negeri, sasaran dari regulasi ini.

Buat perangkat yang saat ini sudah aktif (telah terpasang kartu SIM dan terhubung dengan operator seluler lokal) maka tidak perlu khawatir akan terblokir. “Semua pelanggan yang hari ini sudah pake HP-nya, tidak akan ada perubahan apa-apa dan tetap aktif,” ujar Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Perangkat yang telah aktif sebelum masa berlaku 18 April 2020 akan tetap terhubung ke jaringan seluler sampai perangkat tersebut tidak lagi digunakan atau rusak. “Regulasi ini berlaku ke depan, sehingga buat masyarakat yang saat ini perangkatnya sudah aktif meski tidak terdaftar di Kemenperin tidak perlu resah,” ujar Ismail, Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo.

Wakil Ketua Umum ATSI Merza Fachys dalam kesempatan yang sama,  menegaskan apabila ponsel yang telah dinyatakan ilegal, maka perangkat tersebut benar-benar tak dapat dipakai. “Saya tegaskan, bukan sinyal diblokir tapi HP ilegal tidak akan pernah dapat dipakai untuk layanan dari operator seluler,” ujar Merza.

Meski tidak bisa memakai jaringan seluler, ponsel blackmarket masih bisa terhubung dengan WiFi, diutarakan oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Janu Suryanto.

Pengecekan IMEI melalui situs imei.kemenperin.go.id dan penerapan pengendalian ponsel ilegal lewat IMEI (pemblokiran) mulai berlaku terhitung mulai 18 April 2020 mendatang.

 

Regulasi Blokir IMEI Disahkan, Ponsel Curian Bakal “No Signal”

Tiga kementerian resmi mengesahkan regulasi pemblokiran ponsel ilegal melalui nomor IMEI, di Jakarta, Jumat (18/10/2019). Dimaksudkan terutama untuk memberantas peredaran ponsel BM, regulasi ini juga dapat berguna buat mereka yang ponselnya dicuri atau hilang.

Pada Peraturan Menteri (Permen) Kominfo nomor 11 tahun 2019 tentang Pengendalian Alat Dan/Atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui Identifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Tepatnya, di ayat pertama pada pasal 9 yang berbunyi sebagai berikut:

Pengguna dapat mengajukan permohonan kepada pengelola Sistem Pengelolaan IMEI Nasional melalui Penyelenggara agar IMEI Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang dilaporkan hilang dan/atau dicuri untuk dimasukkan ke dalam Daftar Hitam.

Mereka yang ponselnya dicuri dapat melaporkan kehilangan tersebut kepada penyedia layanan operator seluler agar dimasukkan ke dalam “Daftar Hitam”, selaku penyelenggara pada pasal di atas.

Kemudian melalui identifikasi nomor IMEI, operator akan memblokir ponsel curian sehingga tak bisa terhubung ke jaringan seluler. Perangkat tersebut akan “no signal” kehilangan sinyal operator. Ponsel curian kemungkinan masih dapat terhubung ke jaringan non-seluler seperti WiFi. Namun, dengan diblokirnya dari jaringan seluler, nilai fungsi perangkat sudah berkurang drastis sehingga otomatis mengurangi minat pembeli, apabila dijual kembali.

Blokir dapat dibuka oleh pemilik sah yang kemudian berhasil menemukan atau mendapatkan ponselnya kembali. Caranya dengan mengajukan IMEI perangkat ke operator seluler agar dikeluarkan dari black list blokir. Hal ini dijelaskan dalam ayat kedua pasal 9 Permen Kominfo Nomor 11 Tahun 2019:

Dalam hal Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang dilaporkan hilang dan/atau dicuri telah ditemukan kembali, maka Pengguna dapat mengajukan permohonan kepada pengelola Sistem Pengelolaan IMEI Nasional melalui Penyelenggara untuk mengeluarkan IMEI dari Daftar Hitam.

IMEI (International Mobile Equipment Identity) merupakan nomor unik 15 digit yang dipunyai setiap perangkat bergerak untuk fungsi identifikasi ketika terhubung ke jaringan seluler. Peraturan menteri tentang pemblokiran ponsel BM lewat IMEI mulai berlaku dalam waktu 6 bulan sejak tanggal penandatanganan, regulasi akan berlaku efektif pada 18 April 2020.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa Indonesia mengikuti jejak negara-negara lain yang telah lebih dulu menerapkan aturan serupa untuk melindungi industri. Perangkat yang telah terhubung ke jaringan seluler sampai dengan mulai berlakunya peraturan menteri ini dikecualikan. Berarti, ponsel BM yang telah terhubung ke jaringan seluler sebelum peraturan berlaku tidak akan diblokir.

 

Beli Ponsel di Luar Negeri? Hanya Boleh Maksimal 2 Unit – Daftarkan IMEI agar Tidak Diblokir

Regulasi pemblokiran ponsel BM lewat IMEI mulai berlaku pada 18 April 2020. Aturan ini pun menyasar ponsel yang dibawa atau dibeli dari luar negeri ke Indonesia. Bagi yang membeli ponsel dari luar negeri, setiap orang dibatasi hanya boleh membawa dua perangkat.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi menyebutkan bahwa pembelian ponsel hand carry dari luar negeri hanya dibatasi maksimal dua perangkat. Sedangkan untuk kepentingan berdagang, ia menjelaskan bahwa peraturannya pun akan berbeda.

Itu dibatasi maksimal dua, lagipula kan sebenernya kalau mau dagang, ada kanalnya, kanal dagang. Ya ketentuannya pasti beda dengan barang tentengan (hand carry), bawaan, atau kiriman,” ujar Heru di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Terkait pajak, Heru mengatakan bahwa ponsel dengan harga minimal 500 dollar AS (sekitar Rp 7 juta) akan dikenakan pajak yang berlaku. Selain pajak, ponsel yang dibawa dari luar negeri tersebut juga wajib didaftarkan IMEI-nya. Soal mekanisme pendaftaran IMEI ponsel dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, Heru menjelaskan bahwa nomor IMEI ponsel tersebut harus diregistrasi dahulu melalui situs imei.kemenperin.go.id atau melalui aplikasi.

Apabila nomor IMEI tidak didaftarkan, maka ponsel dinyatakan ilegal alias BM. Ponsel yang IMEI-nya diblokir tidak dapat terhubung dengan operator seluler, meski fungsi WiFi masih dapat digunakan.

Kemendag, Kemenperin, dan Kominfo bekerja sama dalam menyiapkan platform registrasi IMEI bagi yang membawa ponsel dari luar negeri. “Sebenarnya template-nya sudah ada, tapi masih dalam tahap uji coba, nantinya dia (orang yang membawa ponsel dari luar negeri) register, kemudian bayar pajak, lalu kita masukkan data pembayarannya, selesai,” ujar Heru. Buat mereka yang lupa mendaftarkan IMEI tetapi sudah membayar pajak impor perangkat, Pemerintah pun masih akan membahas hal ini lebih lanjut.

 

Cara Cek IMEI Ponsel dan Legalitasnya

  1. Dapatkan IMEI ponsel yang digunakan

Caranya dengan mengetik *#06# dan panggil pada ponsel. Maka otomatis akan muncul rincian nomor IMEI. Nomor IMEI juga dapat ditemukan pada bagian punggung ponsel/dekat baterai smartphone. Atau ketuk Settings -> About Phone -> Status -> IMEI Information.

 

  1. Cek Legalitas

Masukkan 15 nomor digit IMEI tersebut ke situs https://imei.kemenperin.go.id/. Kemudian akan muncul dua pilihan hasil : IMEI telah terdaftar di database Kemenperin atau IMEI tak terdaftar di database Kemenperin.

 

Berikut cara lain mengecek IMEI untuk ponsel Android dan Iphone :

  1. Pada ponsel Android

– Buka menu “Setting” atau “Setelan”

– Tekan menu “Tentang telepon”

– Tekan “Status”

 

Meski sama-sama melalui menu “Setting”, sejumlah ponsel Android punya langkah berbeda dalam mengecek IMEI, seperti langkah berikut:

– Buka menu “Setting” atau “Setelan”

– Tekan menu “Umum”

– Tekan menu “Tentang perangkat”

– Tekan menu “Status”

– Lalu salin nomor IMEI tersebut.

 

  1. Pada ponsel iPhone

– Buka menu “Setting” atau “Setelan”

– Tekan menu “Umum”

– Tekan menu “Tentang”

Maka informasi mengenai ponsel akan muncul, termasuk juga nomor IMEI ponsel.

 

IMEI merupakan identitas internasional yang dikeluarkan oleh Global System for Mobile Association (GSMA). IMEI terdiri dari 15 (lima belas) digit nomor desimal unik yang diperlukan untuk mengidentifikasi Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang terhubung ke jaringan operator seluler.

IMEI akan didaftarkan ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ketika sebuah ponsel hendak dijual di Indonesia. Kemenperin menyimpan IMEI ini ke database. Nantinya nomor IMEI ini akan disandingkan dengan MSISDN atau nomor identitas SIM Card. MSISDN berasal dari penyedia layanan operator seluler.

Jadi ketika nanti (18 April 2020) ponsel baru terhubung ke jaringan, sebuah aplikasi khusus akan memindai nomor IMEI perangkat dan dicek ke sistem DIRBS Kemenperin. Apabila tak terdaftar, koneksi jaringan akan diputus (diblokir).

Baca juga :

Posisi Gigi Mobil Matic saat di Lampu Merah, yang Benar Transmisi N atau D ?

Biografi & Kisah Inspiratif Nadiem Makarim, sebelum Sukses dengan Gojek – Pernah Gagal Tiga Kali

Mobil SUV yang Raih Lima Bintang dll Saat Uji Tabrak

Harga Mobil Honda Bandung Terbaru